Arti Lambang Desa

Administrator


ARTI DAN PILOSOFIS LAMBANG DESA SELAT

            Jumlah komponen Lambang Desa Selat yaitu 9 ( Sembilan ) adalah sebagai angka terbesar dalam urutanya, ini dapat diartikan melambangkan sembilan penjuru putaran mata angina. Secara Pilosofis dapat pula diartikan bahwa pemimpin harus dapat memandang kesegala penjuru agar dapat mengetahui sekecil apapun permasalahan yang terjadi dan apa yang harus diperbuat oleh seorang pemimpin untuk kepentingan masyarakat serta masa depan desa yang lebih baik.

            Kemudian arti dari pilosofis masing-masing komponen adalah menunjukan tiga nasa yang selalu akan dilalui oleh setiap kehidupan di dunia, yaitu : Masa Lampau, Masa Sekarang, dan Masa yang akan Datang. Dengan demikian berdasarkan peninggalan-peninggalan sejarah yang ada keadaan desa selat dapat di gambarkan sebagai berikut :

  1. Dimasa lampau di Desa Selat telat terjadi kehidupan dan peradaban manusia Purba, ini terbukti dengan adanya peninggalan beberapa buah Sarkofagus. Kemudian sejak zaman Pra Sejarah manusia sudah mengenal atau percaya dengan adanya Tuhan dan meyakini bahwa semua yang ada di Bumi ini ada yang menciptakan (sebab yang menjadikanya). Keyakinan seperti itu di sebut Agama. Seperti yang dianut oleh masyarakat sekarang yaitu Agama Hindu dengan Lambang “SWASTIKA”. Dalam kehidupan sehari-hari manusia perlu alat Bantu untuk bisa mendapatkan sesuatu dan untuk membela diri sendiri dari serangan musuh. Alat yang dipergunakan pada saat itu adalah alat atau senjata tradisional berupa Keris.
  2. Desa Selat memiliki 7 (tujuh jumlah Dusun atau Desa Pakraman/ Desa Adat di mana terdapat Dusun Gembalan, Dusun Payungan, Dusun Takedan, Dusun Cucukan, Dusun Selat, Dusun Tabu, dan Dusun Apet. Dimana ke tujuh dusun tersebut merupakan satu kesatuan dari wilayah Desa Selat yang memiliki beragam adat istiadat setempat yang berbeda yang disimbolkan dengan “TUJUH RANTAI”.
  3. Dalam kehidupan bermasyarakat Pemerintah bersama masyarakat mempunyai tujuan untuk menuju masa depan yang lebih baik, yaitu Masyarakat Adil dan Makmur yang di lambangkan dengan gambar “Padi dan Kapas”.
  4. Selama berabad-abad dunia ini selalu berputar . Perputaran  inilah yang menyebabkan terjadinya perubahan siang dan malam serta tidak jarang memberi pertanda baik dan buruknya keadaan alam berserta isinya, ini yang berkaitan dengan Perputaran Tata Surya yang terbentang dengan segala pelanet-pelanetnya digambarkan dalam lambing Desa dengan Pita yang bertuliskan Motto “ SURA DIRA JAYANINGRAT DENING PANGASTUTI” yang mempunyai arti bahwa : Keangkara Murkaan di muka bumi ini akan Hancur Karena Puja Astawa.

Yang penting kita renungkan bersama sebagai warga masyarakat yang berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sebagai umat Hindu dengan berdasarkan Panca Sradha dengan ajaran menuju masa depan yang lebih baik.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini. Gunakan bahasa yang santun dan komentar baru terbit setelah disetujui Admin.

CAPTCHA Image
[ Ganti Gambar ]
Isikan kode di gambar

Peta Desa

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

Aparatur Desa

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

facebook desa selat

Komentar Terkini